Penpro.id | Asosiasi Penulis Profesional Indonesia (Penpro) memang belum seumur jagung, bahkan belum satu bulan karena dideklarasikan pada 22 Desember 2016, tepat pada Hari Ibu.

Walaupun demikian, kepengurusan pusat Penpro langsung terbentuk kurang dari satu minggu dan banyak penulis yang kemudian menyatakan bergabung dengan Penpro. Bahkan, beberapa orang tengah menyusun kepengurusan daerah di tingkat kabupaten/kota.

Sebenarnya untuk apa sih para penulis bergabung di Penpro? Banyak alasan mengapa sebuah asosiasi profesi penulis harus didirikan, terutama misinya menampung aspirasi para penulis, melindungi kepentingan para penulis, dan juga memajukan profesi penulis itu sendiri. Ini 7 alasan mengapa para penulis perlu bergabung di Penpro.

  1. Penpro memiliki misi meningkatkan kompetensi dan profesionalitas para penulis Indonesia lintas bidang/genre melalui program diklat berkelanjutan dan standardisasi penulisan. Tentu hal ini sangat berguna bagi para penulis pemula, terutama mereka yang baru saja merintis karier sebagai penulis.
  2. Penpro memberikan layanan advokasi terhadap perlindungan hak cipta, termasuk edukasi para penulis terhadap hukum dan Undang-Undang Hak Cipta yang berhubungan dengan dunia penulisan.
  3. Penpro akan membantu penyaluran dan pemasaran karya-karya para penulis melalui Bidang Kewirausahaan dan Pemasaran Penulisan, termasuk juga memberi bimbingan dan pendampingan dalam menentukan jalan wirausaha kepenulisan.
  4. Penpro akan menyiapkan semacam badan usaha milik bersama untuk membantu penerbitan karya para penulis, pemasaran karya penulis, bursa kerja penulisan, dan penyaluran karya dan jasa penulisan, dan penerjemahan karya untuk pasar luar negeri.
  5. Penpro mengadakan event tahunan bertajuk Konvensi Penulis Nasional dan Konvensi Penulis Daerah yang menjadi ajang silaturahmi, bertukar informasi, dan membangun jejaring bagi sesama penulis Indonesia, termasuk dengan pihak-pihak lain yang menaruh minat pada industri berbasis penulisan.
  6. Penpro akan membantu mempertemukan para penulis dengan pasar penulisan, baik di lembaga-lembaga penerbitan maupun lembaga nonpenerbitan.
  7. Penpro membangun hubungan kemitraan dengan lembaga pemerintah untuk mendorong kehadiran Negara dalam konteks dunia tulis-menulis, termasuk memperjuangkan penghapusan pajak bagi para penulis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here