Penpro.id |Minggu siang (2/4) di Makassar, Sekjen Penpro, Bachtiar Adnan Kusuma (BAK) menghadiri acara jamuan makan bersama Kepala Bekraf, Triawan Munaf, yang diinisiasi oleh Hj. Aliah Mustika Ilham, anggota DPR-RI. Hadir pula Ketua Penpro Makassar, Syahriar Tato, yang dikenal sebagai seniman dan budayawan Sulsel.

Pada kesempatan itu beberapa perwakilan pegiat industri kreatif dari Sulawesi Selatan menyampaikan pandangan dan harapannya terhadap industri kreatif di Sulsel. BAK juga mendapat kesempatan untuk menyampaikan pandangannya soal penulisan dan perbukuan di Sulsel.

Kebetulan sekali Pak Triawan Munaf sempat menyampaikan rencana Bekraf mendirikan asosiasi penulis yang mulai didengungkan pada acara Borobudur Writers Festival tahun lalu. Namun, asosiasi tersebut sampai kini belum terbentuk. BAK langsung menginformasikan bahwa Penpro telah dideklarasikan pada Desember 2016 lalu dan telah didaftarkan sebagai perkumpulan di Kemenkumham. Pak Triawan Munaf sempat sedikit terkejut mendengar informasi ini karena beliau belum mengetahui bahwa telah berdiri asosiasi penulis tingkat nasional. Beliau lalu mempersilakan Penpro bersinergi dengan Bekraf.

Bak gayung bersambut, Sekjen BAK, langsung memaparkan langkah-langkah yang sudah dilakukan Penpro, termasuk membentuk kepengurusan daerah dan cabang. Walau demikian, sempat juga disampaikan bahwa Penpro telah mengundang Bekraf untuk hadir saat deklarasi, tetapi ternyata ada halangan dari Bekraf saat itu.

Penpro sangat menyambut baik perkenan Pak Triawan untuk beraudiensi ke Bekraf. Bagaimana pun Bekraf adalah salah satu lembaga yang relevan bersinergi dengan Penpro untuk memajukan industri kreatif, terutama terkait literasi.

Ketum Penpro, Bambang Trim, menyambut sukacita kabar dari Sekjen Penpro tersebut dan bersiap menindaklanjuti rencana beraudiensi dengan Bekraf. Penpro memang tengah menghimpun dukungan dari Pemerintah untuk menyukseskan Kongres Penulis Nasional I bulan Mei nanti.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here