Penpro Daerah

Penpro Daerah dapat dibentuk di seluruh Indonesia pada tingkat kabupaten/kota. Kepengurusan daerah (PD) Penpro sekurang-kurangnya terdiri atas

  1. Ketua;
  2. Sekretaris; dan
  3. Bendahara.

yang disebut sebagai pengurus harian daerah.

Pengurus harian daerah Penpro dapat mengadakan jabatan lain yaitu wakil ketua dan koordinator bidang sesuai dengan kebutuhan. Kepengurusan daerah yang terbentuk dan disahkan dapat merekrut anggota biasa Penpro di kabupaten/kota masing-masing.

Koordinator bidang yang perlu diadakan, yaitu

  • Bidang Promosi dan Kewirausahaan Penulisan;
  • Bidang Humas;
  • Bidang Hubungan Antar-Lembaga;
  • Bidang Organisasi;
  • Bidang Pendidikan dan Pelatihan.

SYARAT PEMBENTUKAN CABANG PENPRO

  1. Calon pengurus daerah Penpro sudah tercatat sebagai anggota biasa Penpro.
  2. Calon pengurus daerah Penpro mengajukan surat permohonan pembentukan kepengurusan daerah Penpro kepada Pengurus Pusat Penpro dengan melampirkan rencana susunan pengurus.
  3. Verifikasi dan persetujuan pembentukan PD Penpro kabupaten/kota selambat-lambatnya diinformasikan dalam waktu 1 (satu) bulan sejak pengajuan dikirimkan.
  4. Penpro daerah memiliki anggota biasa sekurang-kurangnya sepuluh orang termasuk pengurus daerah.

PELANTIKAN PENGURUS DAERAH

Pelantikan pengurus daerah Penpro pertama akan dilakukan secara bersama-sama dalam acara Musyawarah Nasional I Penpro pada Februari 2017. Untuk itu, pengajuan pembentukan Penpro Daerah dapat dilakukan mulai tanggal 27 Desember 2016. Rekomendasi dan persetujuan pembentukan Penpro Daerah akan diberikan sebelum acara Munas I Penpro digelar.

Untuk selanjutnya, kepengurusan daerah akan dipilih melalui musyawarah daerah pada tiap-tiap kabupaten/kota.