PERNYATAAN SIKAP PENPRO TERHADAP TINDAKAN MERAZIA BUKU DI INDONESIA

Menyikapi pemberitaan viral tentang tindakan merazia buku-buku oleh sekelompok orang atau aparat tanpa melalui pengkajian dan juga pelaporan sebagaimana dipersyaratkan oleh Undang-Undang maka hal ini dapat digolongkan sebagai tindakan sewenang-wenang dan gegabah. Perihal pengawasan buku telah diatur di dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan, termasuk kriteria buku yang melanggar Syarat Isi Buku sebagaimana ditetapkan oleh Undang-Undang sehingga upaya-upaya pengawasan buku yang dilakukan oleh masyarakat atau pihak berwenang harus mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tindakan merazia buku tanpa dasar yang kukuh terkait konten buku merupakan tindakan yang menunjukkan kemunduran literasi dan pelecehan intelektual. Oleh karena itu, Perkumpulan Penulis Profesional Indonesia (Penpro) menyatakan sikap sebagai berikut.

  1. Penpro berkeberatan terhadap aksi atau tindakan merazia buku secara sepihak yang dilakukan di toko-toko buku atau perpustakaan yang dilakukan tanpa dasar serta  menggeneralisasi semua buku yang dianggap terlarang di Indonesia.
  2. Penpro mendesak Pemerintah untuk mengatur perihal Pengawasan Buku pasca diterbitkannya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan yang melindungi kebebasan berekspresi para penulis atas dasar kemaslahatan bangsa.
  3. Penpro mendorong semua pihak untuk bersikap intelek dalam membantah sebuah wacana atau konten hasil daya cipta seorang penulis dan tidak serta-merta melakukan tindakan merazia atau menyita buku yang dapat merugikan pendidikan bangsa.
  4. Penpro menentang keras tindakan represi terhadap penulis tanpa melalui dialog dan pembuktian di muka hukum terkait karya tulis yang dianggap bertentangan dengan Syarat Isi Buku sebagaimana tercantum di dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan.

Demikian pernyataan sikap Penpro terhadap tindakan merazia atau menyita buku hasil karya penulis dan penerbit yang telah diterbitkan secara resmi di Indonesia. Penpro akan selalu memperjuangkan kepentingan para penulis di Indonesia, terutama dalam rangka memajukan literasi dan intelektualitas bangsa berbasis karya tulis.

Jakarta, 6 Agustus 2019

Ketua Umum Perkumpulan Penulis Profesional Indonesia

Bambang Trimansyah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.